KERANGKA KERJA TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK AUDIT MUTU INTERNAL BERBASIS IAPS 4.0 DENGAN ACTOR NETWORK THEORY

Suryo Widiantoro, Yodi Yodi

Abstract


Abstract: Higher education is an institution engaged in services that provides services to internal and external consumers consisting of students, stakeholders and alumni both academically and non academically. The services provided determine the satisfaction of consumers. Higher education values are manifested in the form of accreditation. The value of accreditation is expected to be in accordance with the quality culture that runs in universities. To ensure customer satisfaction, universities must always evaluate the service policies provided based on established university standards. Evaluation is done by conducting an internal university quality audit. In the future, this activity will be routinely carried out to ensure that activities in higher education are in accordance with the standards set as a process for implementing a higher education quality culture. This is expected to be able to encourage the superior value of higher education accreditation by conducting analysis, costs and providing advice to support decisions by the highest leadership. The application of this framework analysis uses the Actor Network Theory approach to see the relationship between actors in the application of information technology so that the resulting information system is acceptable and in accordance with existing business processes at universal universities. The results of this study are a framework for making information systems based on the results of web-based ANT analysis.

           
Keywords: actor network theory; audit; iaps 4.0; it framework; internal quality of PT

 

 

Abstrak: Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang bergerak dibidang jasa yang memberikan pelayanan kepada para konsumen internal dan eksternal yang terdiri dari mahasiswa, stakeholder dan alumni baik secara akademik dan non akademik. Pelayanan yang diberkan menentukan kepuasan para kosumen. Nilai perguruan tinggi diwujudkan dalam bentuk akreditasi. Nilai akreditasi diharapkan sesuai dengan budaya mutu yang berjalan didalam pergurua tinggi. Untuk menjamin kepuasan konsumen maka, perguruan tinggi harus selalu melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelayanan yang diberikan berdasarkan standar perguruan tinggi yang ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan kegiatan audit mutu internal perguruan tinggi. Kegiatan ini kedepannya secara rutin dilakukan untuk memastikan aktivitas didalam perguruan tinggi sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai proses untuk menerapkan budaya mutu perguruan tinggi. Hal ini diharapkan mampu mendorong nilai unggul akreditasi perguruan tinggi dengan melakukan analisis, penilaian dan pemberian saran sebagai pendukung pengambilan keputusan oleh pimpinan tertinggi.  Penerapan analisis kerangka kerja ini menggunakan pendekatan Actor Network Theory untuk melihat hubungan antara actor dalam penerapan teknologi informasi sehingga system informasi yang dihasilkan dapat diterima dan sesuai dengan bisnis proses yang ada pada universitas universal. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kerangka pikir untuk pembuatan system informasi berdasarkan hasil analisis ANT berbasis web.

 

Kata kunci: actor network theory; audit; iaps 4.0; kerangka kerja ti; mutu internal PT


Full Text:

PDF

References


BAN-PT, “Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No 2 Tahun 2019.” BAN-PT, 2019.

A. Hendrawan and A. Yulianeu, “Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) (Di Akademik Kebidanan Respati Sumedang),” J. Manaj. Inform., vol. 4, no. 2, 2017.

Adelin and H. Effendi, “Aplikasi Audit Mutu Akademik Internal dengan Pendekatan Extreme Programming,” J. TI Atma Luhur, vol. 4, no. 1, pp. 13–24, 2017.

A. Nuryanto, “Keberhasilan Dan Dampak Penerapan Sistem Informasi Desa Dalam Perspektif Actor Network Theory ( Studi Kasus di Desa Ngumbul Kabupaten Pacitan ),” Pros. Semin. Nas. Geotik 2019, no. March, pp. 65–76, 2019.

A. Tatnall and A. Gilding, “Actor-Network Theory and Information Systems Research,” Proc. 10th Australas. Conf. Inf. Syst., no. January 1999, pp. 955–966, 1999

A. N. Purbowo, “Analisa dan Pengembangan Tools Internal Audit Pada Institut Tenologi Sepuluh Nopember,” J. Ilm. Inst. Teknol. Sepuluh Novemb., 2010.

V. Rindengan, A. Lumenta, and Y. Rindengan, “Rancang Bangun Aplikasi Audit Mutu Akademik Internal Universitas Sam Ratulangi Berbasis Web,” J. Tek. Inform., vol. 6, no. 1, pp. 1–6, 2015,

R. Sidik, M. Fitriawati, S. Mauluddin, and A. Nursikuwagus, “Model Penerapan Algoritma Ant Colony Optimization (Aco) Untuk Optimasi Sistem Informasi Penjadwalan Kuliah,” J. Teknol. dan Inf., vol. 8, no. 2, 2018,

A. Komarudin and T. H. Pudjiantoro, “Sistem Informasi Audit Mutu Internal Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Unjani,” SEINASI-KESI, pp. 76–81, 2018.

H. B. Seta, I. N. Isnainiyah, and T. Wati, “Implementasi Actor Network Theory(ANT) Framework Untuk Rancangan Data Visualization Pada Perpustakaan Universitas,” Pros. SINTAK 2017, pp. 359–364, 2017.




DOI: https://doi.org/10.33330/jurteksi.v7i1.927

Article Metrics

Abstract view : 29 times
PDF - 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.