Pengaplikasian Fingerprint Sebagai Engine Start Pada Kendaraan Bermotor Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno

Joko Aldian Sakbani Nasution, Nurwati Nurwati, Sudarmin Sudarmin

Abstract


Abstract: The development of technology in the automotive world is very fast, corrective in innovative ideas. A motorized vehicle engine starting system using fingerprint is the latest innovative to keep up with technological developments and advances. This system can see who can use the vehicle. The innovation that the writer want to design is an engine start system using a fingerprint sensor. The innovation for the discussion of the system designed by utilizing fingerprint technology and a microkontroller.this system use a fingerprint sensor that is connected to a microcontroller. The microcontoller is used to store the vehicle owner’s fingerprint data. when the entered fingerprint matches the stored data, the microcontroller will send a signal to activate the relay. Relays are used to start vehicle engines. When the fingerprint is not recognized by the fingerfrint sensor, the vehicle will not turn on and the notifikation is on the LCD screen. With the engine start system on motorized vehicle that use fingerprints, users get and also provide a level of security for vehicle owners.

 

Keywords : Motorized Vehicles; Fingerprint; Fingerprint Censor; Microcontroller; LCD.

 

 

Abstrak: perkembangan teknologi dalam dunia otomotif sangat pesat memicu munculnya ide-ide baru yang inovatif. Sistem strat engine kendaraan bermotor menggunakan fingerprint ini merupakan inovasi terbaru untuk mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi. Sistem ini dapat mengetahui siapa pemilik kendaraan dan siapa saja yang dapat menggunakan kendaraan tersebut. Inovasi yang ingin penulis rancang yaitu sistem start engine dengan menggunakan sensor fingerprint. Inovasi untuk memodifikasi hal tersebut dirancang dengan memanfaatkan teknologi fingerprint dan mikrokontroler. Sistem ini menggunakan sensor sidik jari yang terhubung dengan mikrokontroler. Mikrokontroler digunakan untuk menyimpan data sidik jari pemilik kendaraan. Bila sidik jari yang dimasukkan sesuai dengan data yang tersimpan maka mikrokontroler akan mengirim sinyal untuk mengaktifkan relay. Relay digunakan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Pada saat sidik jari yang dimasukkan tidak dikenali oleh sensor sidik jari maka kendaraan tidak akan hidup dan notifikasi akan ditampilkan pada layar LCD. Dengan adanya sistem start engine pada kendaraan bermotor mengunakan fingerprint, pengguna mendapat kemudahan dan juga memberi tingkat keamanan bagi pemilik kendaraan.

 

Kata Kunci : Kendaraan Bermotor; Sidik Jari; Sensor Fingerprint; Mikrokontroler; LCD.

Full Text:

PDF

References


Hidayatullah, (2017), Rancang bangun robot pelatih tenis meja dengan menggunakan sensor ultrasonic berbasis mikrokontroler Arduino Uno, Kisaran: Jurnal Manajemen Informatika dan Teknik Komputer.

Rita Dewi Risanty, (2017), Rancang bangun sistem pengendalian listrik ruangan dengan menggunakan ATMEGA328 dan SMS gateway sebagai media informasi, Jakarta: Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Muhamad Saleh, (2017), Rancang bangun sistem keamananan rumah menggunakan relay, Jakarta: Universitas Suryadarma, Jakarta. Jurnal Teknologi Elektro, Universitas Mercu Buana.

Daniel Alexander Oktavianus Turang, (2015), Pengembangan sistem relay pengendalian dan penghematan pemakaian lampu berbasis mobile, Yogyakarta: Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi Bontang.

Hengky Yalandra, (2019), Rancang bangun pengaman pintu personal room menggunakan sensor sidik jari berbasis arduino, Padang : Jurnal Vokasional Teknik Elektronika dan Informatika, Universitas Negeri Padang.

Muhamad Royhan, (2018), Pengukuran tegangan baterai mobil dengan Arduino Uno, Jakarta: Jurnal Teknik Informatika UNIS Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.33330/jutsi.v1i3.1312

Article Metrics

Abstract view : 3 times
PDF - 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.