Pelatihan Pembuatan Produk Teh Berbahan Dasar Jagung Sebagai Antioksidan Kepada Masyarakat

Nuralim Pasisingi, Miftahul Khair Kadim, Wila Rumina Nento

Abstract


Abstract: North Gorontalo has considerable potential, especially in the agricultural sector. One of the excellent agricultural sectors is the corn crop. Although corn is a popular commodity in North Gorontalo District, the utilization and diversification of its processed products is still low. Corn hair contains antioxidants, one of which can be developed into tea products. This activity aims to improve the skills of local communities in processing corn into antioxidant tea products. The community service activities were carried out in Bualo Village, Biau District, North Gorontalo for 45 days, starting from September 3 to October 18, 2020. The training was carried out by providing education about the use of corn as a basic ingredient for processing and continued with practical activities for making ready-to-brew antioxidant tea. The result of this training activity was an increase in the knowledge of the local community in Bualo Village about the use of corn as a basic material for processing antioxidant tea products along with attractive packaging.          

Keywords: antioxidant; bualo; tea

 

Abstrak: Gorontalo Utara memiliki potensi yang cukup besar terutama pada sektor pertanian. Salah satu sektor pertanian yang menjadi primadona adalah tanaman jagung Meskipun jagung merupakan komoditi populer di kabupaten Gorontalo Utara, pemanfaatan dan diversifikasi produk olahnnya masih tergolong rendah. Rambut jagung mengandung antioksidan yang salah satunya dapat dikembangkan menjadi produk teh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dalam mengolah jagung menjadi produk teh antioksidan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di desa Bualo, Kecamatan Biau, Gorontalo Utara selama 45 hari, mulai dari tanggal 3 September hingga 18 Oktober 2020. Pelatihan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang pemanfaatan jagung sebagai bahan dasar pengolahan dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik pembuatan teh antioksidan siap seduh. Masyarakat Desa Bualo telah memiliki keterampilan tambahan dalam membuat produk teh antioksidan dengan kemasan yang menarik sebagai produk inovasi dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

Kata kunci: antioksidan; bualo; teh 


Full Text:

PDF

References


Anugrah, I. S. (2016). Pembangunan Perekonomian Perdesaan berbasis Agribisnis Jagung di Provinsi Gorontalo. Pembangunan Perekonomian Perdesaan Berbasis Agribisnis Jagung Di Provinsi Gorontalo, 8(4), 363–383. Retrieved from https://doi.org/10.21082/akp.v8n4.2010.363-383

Aprilliani, A., Bano, M., & Levis, L. R. (2019). Analisis Nilai Tambah Diversifikasi Produk Olahan Jagung. Exellentia, 8(2), 115–123.

BPSK Gorut. (2015). Kabupaten Gorontalo Utara dalam Angka 2015. Retrieved from Gorontalo:

Fajriah, S., Darmawan, A., Sundowo, A., & Artanti, N. (2007). Isolasi senyawa antioksidan dari ekstrak etil asetat daun benalu (Dendrophthoe pentandra L. Miq) yang tumbuh pada inang lobi-lobi. Jurnal Kimia Indonesia, 2(1), 17–20.

Gross, J., & Budowski, P. (1966). Conversion of carotenoids into vitamins A1 and A2 in two species of freshwater fish. Biochemical Journal, 101, 747–754. Retrieved from https://doi.org/10.1042/bj1010747

Kresnatita, S., & Oemar, O. (2020). Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Jagung Manis Di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya. Jurnal Pengabdian Kampus, 7(1), 23–29.

Kurniasih, Y., & Dewi, C. A. (2019). Pemberdayaan Petani Jagung melalui Pengembangan Usaha Diversifikasi Produk Olahan Jagung di Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Buletin Udayana Mengabdi, 18(3), 43–48. Retrieved from https://doi.org/10.24843/bum.2019.v18.i03.p08

Pietta, P. G. (2000). Flavonoids as antioxidants. Journal of Natural Products, 63(7), 1035–1042. Retrieved from https://doi.org/10.1021/np9904509

Purnomo, E. ., Sitanggang, A. B., Agustin, D. S., Hariyadi, P., & Hartono, S. (2012). Formulation and Process Optimization of Muffin Produced From Composite Flour of Corn, Wheat and Sweet Potato. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 23(2), 165–172. Retrieved from https://doi.org/10.6066/jtip.2012.23.2.165

Remedy, T. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung (Studi Kasus di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak).

Suarni, & Widowati, S. (2017). Struktur, komposisi, dan nutrisi jagung. Puslitbang Tanaman Pangan.

Zheng, W., & Wang, S. Y. (2001). Antioxidant activity and phenolic compounds in selected herbs. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 49(11), 5165–5170. Retrieved from https://doi.org/10.1021/jf010697n




DOI: https://doi.org/10.33330/jurdimas.v4i2.928

Article Metrics

Abstract view : 39 times
PDF - 22 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK ROYAL 

Copyright © LPPM STMIK ROYAL

 

Indexed by: