PENGARUH PEMBELAJARAN CTPS TERHADAP PERILAKU SISWA SDN 154 TELUK JAMBU MUARO JAMBI

Lia Anggresani, Randi Setiawan

Abstract


Abstract:Diarrhea is the fifth largest disease that causes death. This disease usually caused by an unhealthy and clean lifestyle. The need to grow and develop a healthy life from childhood. Clean and healthy behavior (PHBS) can be started by washing hands using soap. In Teluk Jambu Village, the high diarrheal disease makes this community service activity carried out at SD Negeri 154 where the target of these activities is children. Washing your hands with soap is a way to kill germs that cause disease. The method used to make students easy to remember and apply must require appropriate media, for example, music which is then accompanied by a seven-step demonstration of hand washing, so that student's behavior changes are achieved after learning about how to wash hands using soal. 

Keywords: behavior; CTPS (Handwashing With Soap); learning


Abstrak: Diare merupakan penyakit terbesar kelima yang menyebabkan kematian. Penyakit ini biasanya disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat dan bersih. Perlunya menumbuh kembangkan hidup sehat dari kecil. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bisa dimulai dari mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Di desa Teluk Jambu tingginya penyakit diare membuat kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 154 yang mana sasaran pengabdian ini adalah untuk anak-anak. Mencuci tangan dengan menggunakan sabun merupakan cara membunuh kuman penyebab penyakit. Metode yang digunakan agar siswa/i mudah mengingat dan mengaplikasikannya harus membutuhkan media yang tepat, misalnya musik yang kemudian diiringi dengan demonstrasi gerakan tujuh langkah cuci tangan, agar tercapainya perubahan perilaku siswa/i setelah diberikan pembelajaran mengenai cara mencuci tangan menggunakan sabun.

 

Kata kunci: CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun); pembelajaran; perilaku


Full Text:

PDF

References


Al-Gallas, N., Bahri, O., Bouratbeen, A., Haasen, A. Ben, & Aissa, R. Ben. (2007). Etiology of acute diarrhea in children and adults in Tunis, Tunisia, with emphasis on diarrheagenic Escherichia coli: Prevalence, phenotyping, and molecular epidemiology. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 77(3), 571–582. https://doi.org/10.4269/ajt

mh.2007.77.571

Andriansyah, Y., & Rahmantari, D. N. (2013). Penyuluhan Dan Praktik Phbs ( Perilaku Hidup Bersih. Inovasi Dan Kewirausahaan, 2(1), 45–50.

Bangun, H. A. (2020). Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun Di PAUD dan Taman Kanak - Kanak Sekolah Sinar Mentari Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. 1, 59–68.

Chang, J. Y., Antonopoulos, D. A., Kalra, A., Tonelli, A., Khalife, W. T., Schmidt, T. M., & Young, V. B. (2008). Decreased Diversity of the Fecal Microbiome in Recurrent Clostridium difficile –Associated Diarrhea . The Journal of Infectious Diseases, 197(3), 435–438. https://doi.org/10.1086/525047

Cordita, R. N. (2017). Perbandingan Efektifitas Mencuci Tangan Menggunaakan Hand Sanitizier dengan sabun antiseptik pada tenaga kesehatan di ICU RSUD Dr. H Abdul Aoeloek. The Chemical, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Desiyanto, F. A., & Djannah, S. N. (2013). Efektivitas Mencuci Tangan Menggunakan Cairan Pembersih Tangan Antiseptik (Hand Sanitizer) Terhadap Jumlah Angka Kuman. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 7(2), 75–82. https://doi.org/10.12928/kesmas.v7i2.1041

IDAI. (2012). Buku Ajar Gastroenterologi- Hepatologi. Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Iswara, P. P., Latifah, D., & Budiwati, D. S. (2013). Studi Tentang Kegiatan Bernyanyi Pada Pembelajaran ??Calistung? Untuk Anak Usia Dini Di Tk Sekolah Alam Bandung. Swara: Jurnal Antologi Departemen Pendidikan Seni Musik FPSD UPI, 1(3).

Lailatul Mafazah. (2013). Ketersediaan Sarana Sanitasi Dasar, Personal Hygiene Ibu Dan Kejadian Diare. Kemas - Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 176–182. https://doi.org/10.15294/kemas.v8i2.2819

Organization, W. H. (2009). Langkah Mencuci Tangan Yang Benar.

Ri, D. K. (2009). Panduan Penyelenggaraan Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Jakarta.

Simatupang, R., & Simatupang, M. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Air Mengalir Anak Sd Di Sekolah Dasar Negeri 157019 Pinangsori 12 Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2018. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 2(1), 67–73. https://doi.org/10.35451/jkf.v2i1.295

Susantiningsih, T., Yuliyanti, R., Simanjuntak, K., & Arfiyanti. (2018). PKM Pelatihan Memcuci Tangan Menggunakan Sabun Sebagai Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Masyarakat RT 007/RW 007 Desa Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere Kota Depok. Bakti Masyarakat Indonesia, 1(2), 75–84.

Umaroh, A. K., Hanggara, H. Y., & Choiri, C. (2016). Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Kabupaten Sukoharjo Bulan Januari-Maret 2015. Jurnal Kesehatan, 9(1), 25. https://doi.org/10.23917/jurkes.v9i1.3375

Utami, N. F. (2018). Perilaku cuci tangan pakai sabun dengan stategi pemberdayaan guru melalui tahap adaptasi, inovasi, dan mandiri pada siswa kelas iv di sdit al qalam kota kendari tahun 2017. 3(1), 1–10.




DOI: https://doi.org/10.33330/jurdimas.v3i2.589

Article Metrics

Abstract view : 15 times
PDF - 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK ROYAL 

Copyright © LPPM STMIK ROYAL

 

Indexed by: