Revitalisasi Pertanian Berkelanjutan Melalui Jagung Komposit Dan Pengolahan Sampah Organik di Nagari Simpang Pasaman
Abstract
Abstract: Nagari Simpang, Pasaman Regency, is an agrarian area where maize is the main commodity, cultivated using conventional practices that rely heavily on hybrid seeds and inorganic fertilizers. In the long term, this pattern leads to increased production costs, declining soil fertility, and low added value of agricultural products. In addition, suboptimal household waste management contributes to environmental pollution. This community service program aimed to revitalize a sustainable maize farming system through the integration of composite maize seeds and organic waste processing technology. The program was conducted from July to November 2025, involving approximately 30 farmers. The methods included an initial survey, program socialization, training on organic fertilizer production, establishment of a composite maize demonstration plot, and evaluation using pre-test and post-test. Data were analyzed using descriptive quantitative methods. The results showed an increase in participants’ understanding of composite maize seeds and improved skills in producing organic fertilizer. Higher post-test scores (3-4,2) compared to pre-test (1-2) indicate the effectiveness of the training and mentoring approaches. Additionally, there was an increase in community awareness regarding the utilization of organic waste. This program contributed to enhancing farmers’ capacity and independence and serves as an initial step toward developing a sustainable agriculture system based on local resources.
Keywords: composite maize; household waste; community empowerment; sustainable agriculture; organic fertilizer
Abstrak: Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman merupakan wilayah agraris dengan komoditas utama jagung yang dikelola secara konvensional dan bergantung pada benih hibrida serta pupuk anorganik. Pola ini dalam jangka panjang menyebabkan peningkatan biaya produksi, penurunan kesuburan tanah, serta rendahnya nilai tambah hasil pertanian. Selain itu, pengelolaan limbah rumah tangga yang belum optimal berdampak pada pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merevitalisasi sistem pertanian jagung berkelanjutan melalui integrasi benih jagung komposit dan teknologi pengolahan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan selama Juli–November 2025 dengan melibatkan ±30 petani. Metode meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik, pembuatan demplot jagung komposit, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terkait benih jagung komposit serta peningkatan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik. Skor post-test yang lebih tinggi (3-4,2) dibandingkan pre-test (1-2) menunjukkan efektivitas metode pelatihan dan pendampingan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat terhadap pemanfaatan sampah organik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani serta menjadi langkah awal pengembangan sistem pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
Kata kunci: jagung komposit; limbah rumah tangga; pemberdayaan masyarakat; pertanian berkelanjutan; pupuk organik
References
Awasthi, N., Bhardwaj, S. K., Jangra, M. S., Sahoo, C., & Saini, A. (2025). Climate change and land suitability assessment: Global to regional perspectives. In U. Chat-terjee, A. Ghosh, & S. K. Roy (Eds.), Eco-Resilience: Climate Change, Land Degradation and Sustainable Solutions (pp. 295–314). Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-032-00708-7_11
Choudhary, K., Boori, M. S., Shi, W., Valiev, A., & Kupriyanov, A. (2023). Agricultural land suitability assessment for sustainable devel-opment using remote sensing tech-niques with analytic hierarchy pro-cess. Remote Sensing Applications: Society and Environment, 32, 101051. https://doi.org/10.1016/j.rsase.2023.101051
Ekawati, F., Hariandi, D., Sitepu, M. E., & Suliansyah, I. (2023). The ef-fect of liquid organic fertilizer to-wards increased vegetative growth some varieties of grapevines (Vitis vinifera L.). 3rd International Con-ference of Bio-Based Economy for Application and Utility, 2730. https://doi.org/10.1063/5.0128023
Ekawati, F., Hariandi, D., Yulistriani, & Mustafa, M. A. (2026). Penera-pan budidaya ramah lingkungan dan branding produk untuk meningkatkan kapasitas KWT Anggraini di Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 9(1), 56–66. https://doi.org/10.25077/jhi.v9i1
Febriamansyah, R., Febria, F. A., Yu-listriani, Rahman, D., Mahdi, & Rahayu, R. (2021). Penerapan teknologi pengolahan sampah or-ganik rumah tangga dengan maggot pada program kampung iklim di Kota Bukittinggi. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 4(4). https://doi.org/10.25077/jhi.v4i4.535
Gunawan, A., Hoeroni, R., Nenda, Kusumah, D. H., & Karyono. (2023). Penerapan metode experi-ential learning dalam mengem-bangkan keterampilan hidup man-diri santri di Pondok Pesantren Rohmatul Ummah. Gembira, 1(6), 1892.
Kilelu, C. W., Musyoka, D. M., & Kalele, D. N. (2024). Unraveling smallholder food loss and value for sustainable cold chain investments: a case of horticultural value chains in Kiambu County, Kenya. Fron-tiers in Horticulture, 3, 1474056. https://doi.org/10.3389/fhort.2024.1474056
Maghfiroh, A. A., Kuatno, Lastari, D., Jafrizal, Febriawati, H., Angraini, W., & Suryani, I. (2023). Pem-anfaatan sampah organik menjadi pupuk cair dan padat menggunakan dekomposer dan biopori. Ihsan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 108–114. https://doi.org/10.30596/ihsan.v5i2.15589
Nuryana, R. S., Jatnika, D. C., & Firsanty, F. P. (2025). Share social work journal efektivitas sosialisasi sebagai pendekatan partisipatif da-lam program sosial: Tinjauan sistematis literatur. SHARE Social Work Journal, 15(1), 35–47. https://doi.org/10.40159/share.v15i1
Rahyunanto, S. (2024). Evaluasi dam-pak demplot macam varietas jagung di Kabupaten Wonogiri. Ag-ricultural Socio-Economic Empow-erment and Agribusiness Journal, 3(1), 66–73. https://doi.org/10.20961/agrisema.v3i1.93299
Rozen, N., Putri, N. E., Kusumawati, A., Setiawan, R. B., & Ekawati, F. (2023). Demonstrasi plot pupuk or-ganik cair (POC) sabut kelapa dan batang pisang di KWT Banda Langik. Jurnal Warta Pengabdian Andalas, 30(1), 144–152. https://doi.org/10.25077/jwa.30.1.144-152.2023
Yang, X., Ahmad, I., Dar, M. A., Zelenakova, M., Gebrie, L. M., Si-say, M., & Zewdu, G. S. (2025). Land suitability analysis for agri-culture using GIS. Rendiconti Lin-cei. Scienze Fisiche e Naturali, 36(2), 599–614. https://doi.org/10.1007/s12210-025-01319-3










