Pemberdayaan Kelompok Tani Urban Farming Melalui Integrasi Teknologi Budikdamber Untuk Mendukung Ketahanan Pangan
Pemberdayaan Masyarakat; Urban Farming; Budikdamber; Ketahanan Pangan.
Abstract
Abstract: This community service program aims to empower the Sumber Harapan Farmers Group located in Gurun Laweh, Nangga-lo District, Padang City through the application of BUDIKDAMBER (Fish Cultivation in Buckets) as a form of urban farming innovation. Urban farming is a strategic solution to address the challenges of limited land and increasing food needs in urban areas. The implementation method in this community service program consists of five methods, namely Socialization, Training, Technology Application, Mentoring, Monitoring and Evaluation. And through this activity, the Sumber Harapan Farmers Group was equipped with knowledge and skills in integrating catfish cultivation with vegetable crops (BUDIKDAMBER). The results of the Community Service Program showed an increase in the knowledge and skills of the Sumber Harapan Farmers Group from 20% to 87.31% after the community service program was implemented with a Very Good category. This shows that the application of BUDIKDAMBER technology is able to increase the participation of the Sumber Harapan Farmers Group and support food security as well as strengthen the spirit of household independence of the Farmers Group Towards Golden Indonesia 2045.
Keywords:; budikdamber; food security; community empowerment; urban farming.
Abstrak: Program pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Tani Sumber Harapan yang berlokasi di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang melalui penerapan Teknologi BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan Lele dalam Ember) sebagai bentuk inovasi pertanian perkotaan (Urban Farming). Urban Farming menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan dalam keterbatasan lahan dan meningkatnya kebutuhan pangan di wilayah perkotaan. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian ini terdiri atas lima metode, yaitu Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi, Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi. Dan melalui kegiatan tersebut maka Kelompok Tani Sumber Harapan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan budidaya ikan lele dengan tanaman sayuran (BUDIKDAMBER). Hasil Program Pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Sumber Harapan dari 20% menjadi 87,31% setelah dilaksanakan program pengabdian dengan kategori Baik Sekali. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi BUDIKDAMBER mampu meningkatkan partisipasi Kelompok Tani Sumber Harapan dan mendukung ketahanan pangan serta memperkuat semangat kemandirian rumah tangga Kelompok Tani Menuju Indonesia Emas 2045.
Kata kunci: budikdamber; ketahanan pangan; pemberdayaan masyarakat; urban farming.
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatra. (2025). N. In Garis Kemiskinan Menurut Kabupaten / Kota di Sumatera Barat (rupiah/kapita/bulan), 2022-2024. BPS. https://sumbar.bps.go.id/id/statistics garis kemiskinan menurut kabupaten
Fadhillah, M. H., & Fahreza, M. (2023). Pendekatan Ekonomi Sirkular sebagai Model Pengembangan Bisnis melalui Pemanfaatan Aplikasi pada Usaha Kecil dan Menengah Pasca Covid-19. Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen, 14(1), 55–66.
Gea, P. M., Zendarato, R. J., Talaumbanua, S. O., & Ndraha, A. B. (2025). Pertanian Perkotaan, Solusi Inovatif untuk Ketahanan Pangan di Tengah Kota. Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian Dan Perkebunan, 2, 188–198.
Hasanah, Neneng Hidayatulloh, Tegar Subagja Hadid, Muammar Maulana, et al. (2022). Penerapan Sistem Budikdamber di Pekarangan Rumah Masyarakat Desa Jayagiri untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga. Jurnal Pusat Inovasi Masyarat Oktober, 4(2), 188–196.
Imtihan, Aryzegovina, R & Mayasari, L. (2023). Pelatihan Budidaya Ikan Lele, Manajemen Usaha, Dan Teknik Produksi Ikan Lele Di Gunung Sarikkecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 6(4), 344–358.
Irfayanti, D., & Ningsih, P. W. (2021). Kemandirian Pangan dengan Pembuatan Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(4), 350. https://doi.org/10.33474/jp2m.v1i4.8815
Marlina, W. A., Novani, N. P., Ekonomi, F., Andalas, U., Teknologi, F., Universitas, I., & Budaya, F. I. (2022). Pelatihan Pembukuan Keuangan Di Yayasan Sumatra Volunteer Di Jorong Balai Labuah Bawah Kabupaten Tanah Datar. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 5(3), 279–287.
Mustofa, N. M., Nur, A., & Indri, A. (2025). Urban Farming Berbasis Komunitas untuk Ketahanan Pangan di Kelurahan Dermo. Nusantara on Community Engagement, April, 545–558.
Nasrudin, & Nurhidayah, S. (2021). Budikdamber Guna Menjamin Ketersediaan Pangan Saat Pandemi Covid-19 di KWT Mawar Bodas Kota Tasikmalaya. Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 33–37. https://doi.org/10.31970/abditani.v4i1.66
Rahmawati, Maretta Ayu, et al. (2024). Sosialisasi Urban Farming Melalui Budikdamber Sebagai Strategi Dalam Meningkatkan Kemandirian Pangan Di Kelurahan Mulyorejo. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(10), 1553–1561. https://doi.org/10.59837/twqw9t73
Scabra, A. R., Muhammad Marzuki, Bagus Dwi Hari Setyono, & Laily Fitriani Mulyani. (2022). Pemanfaatan Teknologi Budikdamber (Budidaya Ikan di dalam Ember) Sebagai Model Urban Farming Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 117–123. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1120
Sindi Armita, Mitta, Yeni Fauziyah, E. B. (2024). Pengaruh Kepadatan Ikan Lele (Clarias Sp) terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica Rapa L) Dengan Sistem Akuaponik. Jurusan Akuakultur, Universitas Bangka Belitung, 1(1), 1–4.
Sovianti, S. et al. (2024). Pengelolaan Lahan Pekarangan Melalui Revitalisasi Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan di Kelurahan Gelangan Kota Magelang. BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 172–181. https://doi.org/10.30822/berbakti.v2i2.3650
Sugiyono. (2022). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susilo, E., & Masvika, H. (2024). Menciptakan Lapangan Kerja Dengan Berwirausaha Ikan Lele Dalam Ember Di Kelurahan Jabungan Kota Semarang. 5, 471–476.










