Penguatan Ekonomi KWT Srikandi Melalui Optimalisasi Digital Marketing Dan Diversifikasi Produk Olahan Cabai di Pringsewu
Abstract
Abstract: This community service activity aims to strengthen the economy of the Srikandi Women Farmers Group (KWT) in Pekon Srikaton, Adiluwih District, Pringsewu Regency, through the implementation of digital marketing and diversification of processed chili products. The main problems of KWT include limited skills in chili processing and low utilization of digital technology for marketing. The method used is Participatory Action Research (PAR), with stages of socialization, chili processing training, digital marketing training, mentoring, and evaluation. The training activities increased the skills of KWT members in processing chili peppers into various products such as chili flakes, chili powder, and chili oil, as well as improving their ability to utilize social media for promotion. The results of the evaluation showed a significant increase in technical skills, entrepreneurial interest, and motivation of members to develop a business based on chili derivative products. This activity has proven to be effective in encouraging the economic independence of women through the use of technology and product innovation.
Keywords: chili; digital marketing; product diversification
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, melalui penerapan digital marketing dan diversifikasi produk olahan cabai. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan keterampilan dalam pengolahan cabai serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan sosialisasi, pelatihan pengolahan turunan cabai, pelatihan digital marketing, pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan pelatihan menghasilkan peningkatan keterampilan anggota KWT dalam mengolah cabai menjadi berbagai produk seperti bon cabai, cabai bubuk, dan chili oil, serta meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis sebesar 60%, minat berwirausaha, dan motivasi anggota untuk mengembangkan usaha berbasis produk turunan cabai sebesar 20%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi produk.
Kata kunci: cabai; digital marketing; diversifikasi produk
References
Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., & Sudirman, M. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Suwendi, A. Basir, & J. Wahyudi, Eds.). http://diktis.kemenag.go.id
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024 (Vol. 52). Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2023). Produksi Tanaman Sayuran Menurut Kabupaten .
Barnuwati, & Syarif, M. (2020). Pengolahan Cabai Merah. www.kalsel.litbang.pertanian.go.id
Istiqomah, N. H. (2023). Transformasi Pemasaran Tradisional Ke E-Marketing: Tinjauan Literatur Tentang Dampak Penggunaan Teknologi Digital Terhadap Daya Saing Pemasaran Bisnis. Jurnal Ekonomi Syariah Darussalam, 4, 2745–8407.
Kalsum, N., Verdini, L., Kurnia Khoerunnisa, T., Pramafisi Soeherman, G., Studi Teknologi Pangan, P., Teknologi Pertanian, J., & Negeri Lampung, P. (2025). Peningkatan Kapasitas Produksi Dan Pemasaran Produk UMKM KWTKenanga Desa Margomulyo Kabupaten Lampung Selatan Melalui Penerapan Cppob, Pengemasan Dan Pelabelan Serta Digital Marketing. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7, 203–212.
Kesumawati, N., & Hayati, R. (2016). Diversifikasi Produk Olahan Cabai Merah Keriting Sebagai Alternatif Penanganan Pasca Panen Cabai Merah Di Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Processing Product Diversification Of Red Chilli As After Harvest Handling Alternative In Rejang Lebong. Dharma Raflesia Unib, XIV.
Koswara, S., Purba, M., Sulistyorini, D., Latifa, Y. K., Yunita, N. A., Wulandari, R., Riani, D., Lustriane, C., Aminah, S., Lastri, N., & Lestari, P. (2017). Produksi Pangan Untuk Industri Rumah Tangga: Cabai Bubuk. Direktorat Surveilan Dan Penyuluhan Keamanan Pangan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan Dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat Dan Makanan. www.pom.go.id
Laga, A., Muhpidah, & Waris, A. (2021). PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PENINGKATAN NILAI TAMBAH BUAH CABE MELALUI PENGOLAHANNYA MENJADI ABON CABE. Jurnal Dinamika Pengabdian, 7(1), 157–165.
Nasution, S., Sabila Zahra, S., & Islam Negeri Sumatera Utara, U. (2024). Edukasi dan Pelatihan dalam Mengubah Cabai Kering Menjadi Cabai Bubuk untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Tanah Itam Ilir. Ponidi Journal of Human And Education, 4(5), 1066–1070.
Pradika, D. A., Fitriani, & Wandira, V. A. (2024). Strategi Content Creative Marketing dalam Meningkatkan Daya Saing Agribisnis Pedesaan: Studi kasus pada Usaha Saung Kopi Desa Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA), 8, 23–32. https://doi.org/10.25181/jofsa.v8i1.3538
Surfiana, Khoerunnisa, T. K., Amaliah, K., Kalsum, N., Fitriani, Winarto, & Pratondo Utomo, T. (2025). Transformasi Digital UMKM Mocaf: Implementasi Teknologi Pengolahan Ubi Kayu Terintegrasi untuk Bisnis Berkelanjutan. Jurnal SOLMA, 14(1). https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.17160
Tahiroh, S. A., Nurdin, S., Mulasih S, & Syahreza A. (2024). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dalam Mengolah Produk Pasca Panen Minuman Sereh Lemon Selasih. JCRE: Journal of Community Research and Engagement, 49–60.










