Pemberdayaan Sekolah Kampung Kawan Alam: Edukasi Ekowisata Dan Wirausaha Anak Melalui Inovasi Limbah Pertanian

  • Lusiana Universitas Negeri Gorontalo
  • Delvi Suleman Universitas Negeri Gorontalo
  • Siti Nurcahyati Abdussamad Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: ekowisata edukatif, inovasi limbah pertanian, pemberdayaan masyarakat, sekolah alam

Abstract

Abstract: The community service program was conducted at Sekolah Kampung Alam in Dutohe Village, Bone Bolango Regency, with the primary objective of enhancing children’s skills, creativity, and ecological awareness through the utilization of agricultural waste. The main problem faced by the school is the lack of integration of environmental potential into the curriculum, resulting in limited opportunities for children to gain direct experience in processing local resources. The activities were carried out through socialization, teacher and student training, implementation of simple technologies, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The training materials included compost production, handicrafts made from agricultural waste such as dried banana leaves and corn husks, and digital promotion through social media platforms. The results of the program indicate improvements in three main aspects. First, teachers and students demonstrated increased knowledge regarding the concepts of ecotourism and waste management. Second, there was a positive shift in attitudes, reflected in stronger environmental concern and higher interest in entrepreneurship. Third, skills in processing agricultural waste developed, although they still require continuous improvement. Furthermore, community involvement contributed to the establishment of a holistic, empowered, and sustainable educational ecosystem. This program underscores the role of Sekolah Kampung Alam as both an environmental-based ecotourism education center and a medium for community empowerment.

Keywords: agricultural waste innovation; community empowerment; educational ecotourism; nature school

 

Abstrak: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Kampung Alam Desa Dutohe, Kabupaten Bone Bolango, dengan tujuan meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kesadaran ekologis anak melalui pemanfaatan limbah pertanian. Permasalahan utama sekolah adalah kurangnya integrasi potensi lingkungan ke dalam kurikulum, sehingga anak-anak belum memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah sumber daya lokal. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, implementasi teknologi sederhana, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pembuatan pupuk kompos, kerajinan tangan dari limbah pertanian seperti daun pisang kering dan klobot jagung, serta promosi digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada tiga aspek utama: pengetahuan guru dan siswa meningkat terkait konsep ekowisata dan pengelolaan limbah, sikap menunjukkan perubahan positif berupa kepedulian lingkungan dan minat berwirausaha yang lebih tinggi, serta keterampilan dalam mengolah limbah pertanian berkembang meskipun masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan masyarakat turut memperkuat terciptanya ekosistem pendidikan yang holistik, berdaya, dan berkelanjutan. Program ini menegaskan peran Sekolah Kampung Kawan Alam sebagai pusat edukasi ekowisata berbasis lingkungan sekaligus media pemberdayaan masyarakat.

Kata kunci: ekowisata edukatif; inovasi limbah pertanian; pemberdayaan masyarakat; sekolah alam

References

Arono, A., & Arsyad, S. (2020). Pelati-han penulisan karya tulis ilmiah ba-gian abstrak dan pendahuluan model induktif partisipatif pada guru sma/smk/ma dan dosen bahasa di lubuk linggau dalam peningkatan profesionalitas. Dedication Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31537/dedication.v4i2.365

Atmanto, D., Nursetiawati, S., Ambarwa-ti, N., & Suntari, E. (2021). Pengembangan profesional guru berkelanjutan melalui pelatihan penulisan artikel ilmiah bidang ling-kungan hidup berbasis kompetensi di Jakarta. Jurnal Bakti Masyarakat Indo-Nesia, 4(1).

Foeh, Y., Saingo, Y., Daik, M., Bekuliu, D., Adu, S., Selan, R., & Daud, K. (2022). Upaya peningkatan kompe-tensi guru dan pelatihan penulisan karya ilmiah di sd gmit sekecamatan lobalain, kabupaten rote ndao. I-Com Indonesian Community Jour-nal, 2(2), 389–397.

Kolb, D. A. (1984). Experiental Learn-ing: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.

Mulyadiprana, A., Ganda, N., Nugraha, A., Hamdu, G., & Yulianto, A. (2023). Pendampingan Pengem-bangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Bagi Guru Sdit Al-Multazam, Kuningan. Jurnal Abdidas, 4(6), 532–538. https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i6.850

Mulyati, I., Mansyuruddin, M., Adrianus, A., Bahari, Y., & Warneri, W. (2023). Proses Difusi Inovasi dalam Pe-nerapan Metode Pengajaran Ba-ru. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 11(4), 5769.

Rahmawati, N. (2021). Ekowisata Edukatif sebagai Mod-el Pem-berdayaan Berbasis Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 211–220.

Wijaya, A., Mustofa, Moh. S., & Husain, F. (2020). Sosialisasi Program Merdeka Belajar dan Guru Peng-gerak Bagi Guru SMPN 2 Kabupat-en Maros. Jurnal Puruhita, 2(1), 46–50. https://doi.org/10.15294/puruhita.v2i1.42325

Yulianti, E., & Hidayat, M. (2020). Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Produk Inovatif Ramah Lingkungan. Jurnal Inovasi Pertanian, 12(1), 45–55.

Published
2026-04-14
Section
Articles