Penyuluhan Dan Pelatihan Pengolahan Makanan Sehat Berbasis Kelor Dalam Rangka Penanganan Stunting Desa Maskuning

Indah Yulia Ningsih, Ika Barokah Suryaningsih, Mochammad Amrun Hidayat

Abstract


Stunting is a health problem currently the government's primary concern because it affects the quality of human resources. One of the areas that is still being targeted for handling stunting is Maskuning Wetan Village, Pujer District, Bondowoso Regency, East Java, with 14.36% of stunting cases. Diet, including the food type, is important in managing stunting. Most mothers in this area have lack knowledge in healthy food processing. Therefore, in this service program, several steps to handle stunting related to healthy food processing were carried out through counselling and training activities. The main ingredient used is the Moringa plant, which is known in many countries to overcome malnutrition because it is rich in nutrients, obtained easily, and affordable. The activity program is hoped to support the government's efforts in reducing the prevalence of stunting in Maskuning Wetan Village.           

Keywords: healthy food; moringa; stunting 

 

Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian utama pemerintah hingga saat ini karena berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia. Salah satu daerah yang masih menjadi sasaran penanganan stunting adalah Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan kasus stunting sebanyak 14,36%. Pola makan termasuk jenis makanan berperan penting dalam penanganan stunting. Sebagian besar ibu di daerah tersebut masih banyak yang belum mengetahui cara pengolahan makanan sehat. Oleh karena itu, pada program pengabdian ini dilakukan beberapa langkah penanganan stunting terkait pengolahan makanan sehat berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Bahan utama yang digunakan adalah tanaman kelor yang telah dikenal di berbagai negara untuk mengatasi malnutrisi karena kaya akan kandungan nutrisi, mudah diperoleh, dan terjangkau. Dengan adanya program kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting di Desa Maskuning Wetan.

Kata kunci: kelor; makanan sehat; stunting

Full Text:

PDF

References


Abbas, R. K., Elsharbasy, F. S., & Fadlelmula, A. A. (2018). Nutri-tional Values of Moringa oleifera, Total Protein, Amino Acid, Vita-mins, Minerals, Carbohydrates, Total Fat and Crude Fiber, under the Semi-Arid Conditions of Su-dan. Journal of Microbial & Bio-chemical Technology, 10(2), 56–58. https://doi.org/10.4172/1948-5948.1000396

Dinkes Bondowoso. (2021). Rembuk Stunting Kabupaten Bondowoso Tahun 2021. https://dinkes.bondowosokab.go.id/rembuk-stunting-kabupaten-bondowoso-tahun-2021/

Fajriana, A., & Buanasita, A. (2018). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Kecamatan Semampir Surabaya. Media Gizi Indonesia, 13(1), 71–80. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i1.71-80

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Ku-mar, D. S. (2016). Moringa oleif-era: A review on nutritive im-portance and its medicinal applica-tion. In Food Science and Human Wellness (Vol. 5, Issue 2, pp. 49–56). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001

Kasolo, J. N., Bimenya, G. S., Ojok, L., Ochieng, J., & Ogwal-Okeng, J. W. (2010). Phytochemicals and Uses of Moringa oleifera Leaves in Ugandan Rural Communities. Journal of Medicinal Plants Re-search, 4(9), 753–757. https://doi.org/10.5897/jmpr10.492

Kemenkes RI. (2018). Sosialisasi Germas Atasi Masalah Kesehatan. http://www.depkes.go.id/article/view/18040600001/sosialisasi-germas-atasi-masalah-kesehatan.html

Mirza, M. M., Sunarti, & Handayani, L. (2023). Pengaruh Status Gizi Ibu Hamil terhadap Kejadian Stunting: Studi Literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 22–27. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi,

Moyo, B., Masika, P. J., Hugo, A., & Muchenje, V. (2011). Nutritional Characterization of Moringa (Moringa oleifera Lam.) Leaves. African Journal of Biotechnology, 10(60), 12925–12933. https://doi.org/10.5897/ajb10.1599

Mutiara, T. K., Harijono, Estiasih, T., & Sri, E. W. (2013). Effect Lacta-gogue Moringa Leaves (Moringa oleifera Lam) Powder in Rats White Female Wistar. Journal of Basic and Applied Scientific Re-search, 3(4), 430–434. www.textroad.com

Oduro, I., Ellis, W. O., & Owusu, D. (2008). Nutritional Potential of Two Leafy Vegetables: Moringa oleifera and Ipomoea batatas Leaves. Scientific Research and Essay, 3(2), 57–60. http://www.academicjournals.org/SRE

Rahayu, D. T. (2021). Anemia Pada Ke-hamilan Dengan Kejadian Stunting Di Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Midwiferia Jurnal Kebidanan, 7(1), 81–94. https://doi.org/10.21070/midwiferia.v%vi%i.1319

Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemen-terian RI Tahun 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf

Rockwood, J. L., Anderson, B. G., & Casamatta, D. A. (2013). Potential Uses of Moringa oleifera and An Examination of Antibiotic Efficacy Conferred by M. oleifera Seed and Leaf Extracts Using Crude Extrac-tion Techniques Available to Un-derserved Indigenous Populations. International Journal of Phyto-theraphy Research, 3(2), 61–71. www.earthjournals.org




DOI: https://doi.org/10.33330/jurdimas.v6i4.2863

Article Metrics

Abstract view : 146 times
PDF - 111 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Royal

Copyright © LPPM UNIVERSITAS ROYAL

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.