Analisis Penyakit Pada Tanaman Cabai Dengan Metode Case Based Reasoning Berbasis Web

Desi Ernawati, Riki Andri Yusda, Guntur Maha Putra

Abstract


Abstract:Chili is a production cropthatis much needed by the  community. Good care is needed to increase the production of chili plants. Production of chili plants will decrease if the types of diseases that attack are not considered. To find out about chili plant diseases, farmers only look at the disease without knowing the symptoms that appear beforehand so that it will affect the production of chili plants.So that we need experts who understand the symptoms of disease in chili plants.The existence of experts can be replaced by a system designed to detect symptoms of disease in chili plants.The expert system to be designed is web-based using the case-based reasoning method.This expert system is expected to help increase the productivity of chili plants.

           
Keywords:expert system; chili; case-based reasoning; chili plants.

 

 

Abstrak:Cabai merupakan tanaman produksi yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk meningkatkan produksi tanaman cabai diperlukan perawatan yang baik. Produksi dari tanaman cabai akan menurun jika tidak diperhatikan jenis penyakit yang menyerang. Untuk mengetahui penyakit tanaman cabai para petani hanya melihat penyakitnya saja tanpa mengetahui terlebih dahulu gejala yang muncul sehingga akan mempengaruhi hasil produksi tanaman cabai. Sehingga diperlukan pakar yang mengerti mengenai gejala penyakit pada tanaman cabai. Keberadaan pakar bisa digantikan oleh sebuah sistem yang dirancang untuk mendeteksi gejala penyakit pada tanaman cabai. Sistem pakar yang akan dirancang berbasis web dengan menggunakan metode case base reasoning. Sistem pakar ini nantinya diharapkan membantu untuk peningkatan produktivitas tanaman cabai.

 

Kata kunci:sistem pakar; cabai; casebasereasoning; tanaman cabai.


Full Text:

PDF

References


R. S. Ferniah, S. Pujiyanto, and H. P. Kusumaningrum, “Indonesian red chilli (Capsicum annuum L.) capsaicin and its correlation with their responses to pathogenic Fusarium oxysporum,” NICHE J. Trop. Biol., vol. 1, no. 2, p. 7, 2018, doi: 10.14710/niche.1.2.7-12.

N. W. Suwardani, P. Purnomowati, and E. T. Sucianto, “KAJIAN PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH CENDAWAN PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) DI PERTANAMAN RAKYAT KABUPATEN BREBES,” Scr. Biol., vol. 1, no. 3, p. 223, 2014, doi: 10.20884/1.sb.2014.1.3.554.

N. I. Kurniati, H. Mubarok, and D. Fauziah, “Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Hewan Peliharaan Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Tek. Inform. dan Sist. Inf., vol. 4, no. 1, 2018, doi: 10.28932/jutisi.v4i1.708.

F. A. El Hakim, H. Nurul, and R. K. Dewi, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Menggunakan Metode Naive Bayes Berbasis Android,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput. Univ. Brawijaya, vol. 2, no. 4, pp. 1492–1500, 2018.

S. Lestari, W. Diantoro, and F. I. Komputer, “Metode Case Based Reasonig (Cbr) Pada Sistem Diagnosa Penyakit Kulit,” J. Inform., vol. 18, no. 1, pp. 21–34, 2018.

I. Muzakkir and M. H. Botutihe, “Case Based Reasoning Method untuk Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi,” Ilk. J. Ilm., vol. 12, no. 1, pp. 25–31, 2020, doi: 10.33096/ilkom.v12i1.506.25-31.

H. D. Hutahaean, “Penerapan Metode Case Based Reasoning Dalam Mengidentifikasi Kerusakan Kamera DSLR,” J. Mantik Penusa, vol. 20, no. 1, pp. 87–90, 2016.

I. Mahendra, F. Fadhilah, and I. Khairina, “Sistem Pakar Berbasis Web Menggunakan Metode Forward Chaining Untuk Mendiagnosa Penyakit Pulpa Dan Periapikal,” JATISI (Jurnal Tek. Inform. dan Sist. Informasi), vol. 5, no. 2, pp. 177–193, 2019, doi: 10.35957/jatisi.v5i2.138.




DOI: https://doi.org/10.33330/j-com.v1i1.1086

Article Metrics

Abstract view : 57 times
PDF - 44 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.